
Pos Pelayan Terpadu (Posyandu) merupakan satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan “dari, oleh, untuk, dan bersama” masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dengan tujuan memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, pendidikan dan ekonomi. Penyelenggaraan Posyandu memiliki beberapa tujuan yaitu menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (ibu hamil, melahirkan, dan nifas), membudayakan pola hidup bersih dan sehat, meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan Keluarga Berencana, serta kegiatan lainnya yang menunjang tercapainya masyarakat sehat sejahtera. Posyandu memiliki sasaran dari seluruh usia tetapi seringkali masyarakat berpandangan bahwa Posyandu hanya identik untuk bayi dan balita. Faktanya, Posyandu juga penting dilakukan untuk ibu hamil sebagai landasan untuk melahirkan anak yang sehat.
Pelayanan Posyandu pada masyarakat dan ibu hamil terdiri dari beberapa langkah sebagai berikut:
Langkah 1: Pengukuran lingkar lengan atas (LiLA), tinggi badan, dan berat badan masyarakat untuk dicatat pada Kartu Bantu Pemeriksaan di Posyandu dan Buku KIA.
Langkah 2: Pengecekan Tensi yang dibantu oleh mahasiswa KKN unand
Langkah 3: Pencatatan hasil pemeriksaan disimpulkan oleh kader dan dijelaskan kepada masyarakat.
Langkah 4: Tenaga kesehatan memberikan tindak lanjut dari hasil pengukuran. Tenaga kesehatan memberikan pelayanan kesehatan berupa pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada ibu dan memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK)
Langkah 5: Tenaga kesehatan memberikan tindak lanjut dari hasil pengukuran. Tenaga kesehatan memberikan pelayanan kesehatan berupa pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada ibu dan memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK)
Pelaksanaan posyandu pada ibu hamil secara berkala dapat mencegah dan mengatasi masalah kehamilan, menjaga kesehatan ibu dan janin, mencegah masalah kehamilan, membantu mengatasi masalah gizi, dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil untuk menyiapkan kelahiran dan tumbuh kembang anak. Posyandu pada ibu hamil yang dilaksanakan secara teratur dapat menurunkan kecacatan dan kematian bagi ibu hamil maupun janin. Dengan adanya Posyandu, diharapkan ibu akan termotivasi untuk menjaga diri dan kehamilannya sehingga dapat melewati masa kehamilannya dengan baik serta menghasilkan bayi yang sehat.